“Manusia bebas seperti Gus Dur, tak betah diatur-atur,” kata karib Gus Dur, Mohamad Sobary.
Ketika berpidato di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Gus Dur malah ‘mengad’ kepada ribuan massa rakyat yang hadir.
“Saya ini disuruh-suruh pakai rompi anti peluru. Saya sih nurut saja, karena tuntutan protokoler dan menghargai maksud baik teman-teman dari TNI. Jadi, di balik baju batik ini ada rompi anti peluru,” ucap Gus Dur terang-terangan.
(Qur'anul Hidayat)