Ditengah kesulitan tersebut, Soekarno tetap mendapatkan dukungan dari sang istri. Inggit selalu memberi semangat dan membagi suka duka. Selain mengirimkan makanan, Inggit juga memberikan bahan-bahan literatur kepada suaminya.
Pada saat di Penjara, Soekarno Menyusun naskah Pembelaannya. Inggit berada dibelakangnya dengan selalu membantu mencari dan mengirim data serta dokumen untuk referensi suaminya menyusuh pembelaan.
Demi sang suami Inggit dengan berani menyelundupkan data dan dokumen kebalik kebaya yang digunakan ketika menengok Soekarno di Penjara. Sipir penjara tidak mengetahui Tindakan yang dilakukan oleh Inggit ketika mengunjungi suaminya di Penjara Banceuy.
(Khafid Mardiyansyah)