MEDAN - Seorang anak berusia 12 tahun di Kota Medan, Sumatera Utara, terjangkit HIV, diduga sang bocah malang itu menjadi korban rudapaksa yang dialaminya selama bertahun–tahun.
Korban kini harus dirawat di rumah sakit. Kasus tersebut pun telah dilaporkan secara resmi ke Polrestabes Medan.
Bocah tersbeut diduga menjadi korban rudapaksa sejak 2017, sejak sang ibu berpisah dengan ayahnya. Dan ibunya memilih tinggal bersama pacar barunya.
Pacar ibu korban inilah yang diduga menjadi pelaku pertama yang melakukan rudapaksa terhadap korban.
Usai sang ibu meninggal, korban yang kemudian tinggal bersama sang nenek, disebut kembali menjadi korban kekerasan seksual, yang diduga dilakukan oleh adik sang nenek.
Penderitaan korban disebut tidak berakhir sampai di situ, karena setelah sempat pindah dari Kota Medan ke Palembang, korban yang pada akhirnya kembali lagi ke Medan, sempat tinggal di rumah keluarganya yang disebut berprofesi sebagai muncikari.
Di tempat inilah, korban disebut kembali menjadi korban kekerasan seksual hingga jatuh sakit. Kemudian sang bocah terindikasi terjangkit virus HIV dan kini tengah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit yang ada di Kota Medan.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir menyebut kasus dugaan rudapkasa anak berusia 12 tahun tengah dalam penyelidikan pihaknya.