Pemprov DKI menugaskan PAM Jaya untuk melaksanakan program yang telah dikembangkan sejak 2019 ini. Pada rentang waktu 2019-2020, sebanyak 102 kios air telah dibangun. Tersebar di wilayah-wilayah yang belum dilalui akses perpipaan di Jakarta Utara dan Jakarta Barat.
"Tahun ini progres kios air bersih dilaksanakan secara bertahap. Tahap I, sebanyak 35 kios air siap dibangun. Tahap II, sebanyak 35 kios air sedang dalam proses lelang. Tahap III, masih dalam proses pencarian lokasi kios air. Saat ini, sudah terdapat 12 lokasi yang dipastikan akan segera dibangun," jelas Arief.
Pembangunan kios air bersih diharapkan menjadi salah satu solusi berkelanjutan terkait permasalahan krisis air bersih yang dialami warga di beberapa wilayah Jakarta. Air yang disediakan di kios air akan dijual dengan harga yang sangat terjangkau oleh warga.
Bagi warga Blok Eceng, Muara Angke, Jakarta Utara, yang sering dilanda banjir rob, manfaat fasilitas air bersih dari kios air PAM Jaya sangat terasa. Akibat banjir rob, air di wilayah ini menjadi payau dan tak layak minum. Bahkan, air setengah asin ini pun tidak bisa dipakai untuk mencuci pakaian serta perabot makan minum.
(Agustina Wulandari )