Punya Rencana Ambisius, Presiden Filipina Ingin 'Memperkenalkan Kembali' Filipina ke Dunia Internasional

Susi Susanti, Jurnalis
Sabtu 24 September 2022 16:04 WIB
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr (Foto: AP)
Share :

"Saya tidak mengerti mengapa kita membutuhkan hakim luar untuk memberi tahu kita bagaimana menyelidiki, siapa yang harus diselidiki, bagaimana cara melakukannya,” terangnya.

Selain Duterte, Marcos juga harus membedakan dirinya dan sosok paling ikonik di ranah publik Filipina, yakni mendiang ayahnya, yang namanya sama, Ferdinand Marcos Sr.

Sang ayah adalah pahlawan bagi sebagian orang dan disebut sebagai diktator bagi sebagian lainnya. Ayahnya ini memerintah dari 1960-an hingga 1980-an, termasuk masa darurat militer dan represi yang penuh gejolak. Dia menjadikan reputasi keluarga sebagai bagian yang tak terhapuskan dari sejarah Filipina.

Mengatasi warisan keluarga secara langsung adalah sesuatu yang biasanya segan dilakukan seorang anak laki-laki, setidaknya secara eksplisit, meskipun ia dengan keras menolak penggunaan istilah "diktator" untuk menggambarkan pemerintahan ayahnya. Baginya, beban politik orang tuanya adalah sisa-sisa masa lalu.

“Saya tidak terlibat dalam politik bolak-balik tentang keluarga Marcos,” katanya.

"Yang saya bicarakan hanyalah, 'Apa yang akan kita lakukan untuk mendapatkan tempat yang lebih baik?' Dan orang-orang merespons,” terangnya.

Menurut dia terlibat dalam masalah di masa lalu saat ayahnya berkuasa adalah hal yang tidak perlu dan tidak membantu.

“Itu tidak membantu. Itu tidak mengubah apa pun. Jadi apa gunanya?,” ujarnya.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya