Darah membasahi tubuh si mungil yang tak berdosa itu hingga menggenang ke lantai. Ade Irma sempat dibawa ke RSPAD Gatot Subroto untuk diberikan pertolongan. Ade Irma sempat bertanya ke pada mamanya “kenapa Ayah mau dibunuh, mama?"
Ade Irma Suryani, Akhirnya mengembuskan tanggal 6 Oktober 1965. Di depan nisan anaknya AH Nasution menuliskan kata-kata “Anak saya yang tercinta, engkau telah mendahului gugur sebagai perisai ayahmu."
(Fahmi Firdaus )