Sementara itu Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan para pelaku merupakan kelompok separatis teroris bersenjata OPM.
Para pelaku sempat mengabarkan aksi mereka di media sosial terkait aksi penyerangan terhadap empat belas pekerja jalan trans papua barat pada Kamis 29 september 2022.
Dan aksi keji kelompok separatis teroris bersenjata ini sempat viral di media sosial. Aksi mereka tergolong sadis, lantaran selain melakukan penembakan, kelompok tersebut juga melakukan pembantaian secara keji terhadap para korban.
(Angkasa Yudhistira)