Aremania Beberkan Kronologi Lengkap Bentrokan yang Tewaskan 127 Orang di Kanjuruhan

Irfan Maulana, Jurnalis
Minggu 02 Oktober 2022 05:45 WIB
Share :

JAKARTA - Laga BRI Liga 1 pekan ke sebelas yang mempertemukan Arema FC dan Persebaya FC diwarnai bentrokan antar suporter di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Sabtu, (1/10/2022).

Kericuhan tersebut dipicu karena kekalahan Arema di kandangnya sendiri oleh Persebaya dengan skor 2-3.

Akibat bentrokan ini sebanyak 127 orang dinyatakan meninggal dunia. 125 dari suporter dan 2 Aparat kepolisian.

Salah satu Aremania (suporter Arema FC), Rezki Wahyu membeberkan kronologi tragedi kelam sepanjang sejarah sepak bola Indonesia tersebut lewat akun Twitternya @RezqiWahyu.

"Assalamu'alaikum, Sebelumnya saya turut berduka cita sedalam-dalamnya terhadap korban insiden yang terjadi di stadion Kanjuruhan pertandingan Arema vs Persebaya. Yang kedua syukur alhamdulillah, saya diberi keselamatan sampai dirumah dan bisa menceritakan kronologi versi saya pribadi disini," tulis dalam postingannya yang dilansir MNC Portal Indonesia, Minggu, (2/10/2022).

Dalam postingan, Rezki mengatakan dari awal masuk stadion kondisi pemain sedang pemanasan. Semua berjalan tertib hingga kick off pukul 20.00 WIB.

Kata dia saat pertandingan berjalan pun suasana aman tanpa kericuhan sedikitpun.

"Yang ada hanya supporter Arema saling melontarkan psywar ke arah pemain persebaya," tulisnya.

Rezki menuturkan, babak pertama pun usai. Sempat terjadi kericuhan sedikit di tribun 12 dan 13, namun hal itu bisa diatasi. Polisi dapat mengatasi itu.

Diketahui, babak pertama ditutup dengan skor imbang 2-2.

Rezki menjelaskan, babak kedua berlanjut dan Persebaya berhasil mencetak gol ketiganya. Pada saat itu pun kata dia para punggawa Arema FC terus menggempur pertahanan Persebaya namun tak ada gol yang tercipta.

"Semakin banyak serangan, semakin gemas juga kita sebagai supporter menontonnya," tulis Rezki.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya