3. Pidato Harmoko
Pada 18 Mei 1998 sore, ketika mahasiswa sedang melakukan aksi demonstrasi, Harmoko yang merupakan Menteri Penerangan di era Orde Baru menyampaikan pidatonya di hadapan para demonstrans. Harmoko mengharapkan Soeharto mengundurkan diri dengan bijaksana. Namun menurut Panglima ABRI Jenderal TNI Wiranto, pernyataan Harmoko merupakan pendapat serta sikap individu.
Kemudian pada 20 Mei 1998, Soeharto menerima surat hasil keputusan dari 14 Menteri Kabinet Pembangunan VII. Sebanyak 14 menteri tersebut tidak bersedia menjabat sebagai menteri pada Kabinet Reformasi. Pukul 23.00 WIB, Soeharto pun memanggil sejumlah pejabat, seperti Panglima ABRI Jenderal TNI Wiranto hingga Mensesneg Saadilah Mursjid. Soeharto kemudian mantap untuk meletakkan kekuasaannya. Hingga akhirnya Soeharto mengundurkan diri dari kursi presiden, Kamis (21/5/1998) pukul 09.00 WIB.
(Fahmi Firdaus )