"Ya kita satuan akan telusuri dulu. Biarkan kami tuntaskan sampai dengan besok sore. Kita janji," katanya.
Andika meminta masyarakat dapat melapor jika mengetahui ada prajuritnya yang melakukan tindak kekerasan. Masyarakat, kata Andika, bisa mengirimkan video melalui Pusat Penerangan TNI.
"Kami juga sambil menunggu nih apabila ada video-video lain yang bisa dikirim ke kami. Siapa tahu ada penonton yang saat itu juga mengambil video yang bisa jadi bahan melengkapi investigasi dan proses hukum," ucapnya.
"Ke Puspen boleh, ke saya boleh," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)