5 Pahlawan dari TNI AL, di Antaranya Laksamana Muda John Lie

Tim Litbang MPI, Jurnalis
Rabu 05 Oktober 2022 06:19 WIB
Laksamana Muda John Lie (Foto : Media Sosial)
Share :

SEBAGAI salah satu garda terdepan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), TNI Angkatan Laut (AL) di masa perjuangan, punya kontribusi besar dalam melindungi batas teritorial perairan Indonesia.

Tidak sedikit dari mereka yang meninggal dunia dalam peperangan menghadapai kapal-kapal para penjajah.

Sebagai bentuk penghargaan atas pengorbanannya, gelar pahlawan nasional pun disematkan pada nama mereka. Berikut tokoh-tokoh TNI AL yang diberi gelar pahlawan nasional.

1. Laksamana RE Martadinata

Raden Eddy Martadinata lahir pada 29 Maret 1921 di Bandung, Jawa Barat. Terlahir dari keluarga terpandang membuat RE Martadinata mendapatkan pendidikan yang layak. Ia merupakan lulusan SPT (Sekolah Pelayaran Tinggi), sekolah untuk pribumi yang dibentuk pemerintah Jepang. Semangat belajar yang tinggi membuat RE Martadinata lulus dengan nilai terbaik.

RE Martadinata merupakan pemimpin dan menjadi salah satu pelopor dari terbentuknya Barisan Banteng Laut yang bermarkas di Penjaringan, Jakarta Utara. Barisan ini mempunyai peran yang amat penting dalam memperjuangkan kemerdekaan. Menjelang proklamasi, Barisan Banteng Laut berhasil menghubungi Soekarno dan Hatta untuk berdiskusi dan menyampaikan informasi terkait persiapan proklamasi.

Di masa pemerintahan Soekarno, tepatnya tahun 1959, RE Martadinata diangkat menjadi Panglima Angkatan Laut Indonesia. Pengabdiannya untuk Indonesia juga dilakukan dengan Duta Besar Pakistan pada tahun 1966.

2. Laksamana Muda John Lie

Jahja Daniel Dharma atau yang lebih dikenal dengan panggilan John Lie merupakan seorang Laksamana Muda TNI AL yang ikut berperan dalam perjuangan kemerdekaan. Dilansir dari Okezone, John Lie lahir pada 9 Maret 1911 di Manado dengan nama asli Lie Tjeng Tjoan.

Meskipun seorang Tionghoa, rasa nasionalisme John Lie tidak kalah dibandingkan tokoh-tokoh pribumi lainnya. Pengalamannya dalam dunia laut tidak bisa dianggap remeh.

John Lie memulai petualangannya pada umur 18 tahun di mana dia bekerja sebagai kelasi rendahan di Koninklijke Paketvaart Maatschapij (KPM) atau Maskapai Pelayaran Belanda. Bahkan, pemuda ini pernah menjadi bagian dalam Perang Dunia II di bawah naungan Royal Navy (AL Inggris). Saat itu, ia menjadi satgas bagian logistik AL Inggris yang bertugas di Iran dan di sanalah John Lie mendapatkan pendidikan militernya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya