KHARKIV - Polisi Ukraina telah menemukan 534 jenazah warga sipil di wilayah yang direbut kembali oleh Angkatan Darat Ukraina sejak awal September lalu. Hal ini diungkapkan Serhii Bolvinov, Kepala departemen investigasi kepolisian regional di Kharkiv, saat jumpa pers pada Kamis (6/10/2022).
Jenazah itu termasuk 226 wanita dan 19 anak-anak. Sebagian besar mayat sipil yang ditemukan — 447 — ditemukan di situs pemakaman massal di Izium.
Polisi juga menemukan 22 lokasi yang mereka duga digunakan sebagai ruang penyiksaan di wilayah Provinsi Kharkiv yang baru-baru ini dibebaskan dari kendali Rusia, katanya. Penyidik telah mengumpulkan dokumen dan bukti lain dari lokasi dan kesaksian saksi, termasuk dari mantan tahanan.
Baca juga: Jenazah 2 Anak Ditemukan di Koper yang Dibeli Secara Lelang, Polisi Gelar Penyelidikan
“Unit-unit Rusia mendirikan tempat-tempat penahanan warga sipil dan tawanan perang seperti itu di hampir semua pemukiman tempat mereka berada,” terangnya, dikutip The New York Times.
Pasukan Ukraina telah merebut kembali hampir 500 kota dan desa sejak 7 September lalu dalam serangan balasan yang mendorong pasukan Rusia keluar dari sebagian besar Provinsi Kharkiv setelah hampir tujuh bulan pendudukan.
Baca juga: Serangan Rudal Rusia Hantam Konvoi Warga Sipil, Tewaskan Setidaknya 23 Orang
“Teknik penyiksaan yang paling umum adalah sengatan listrik dan pemukulan parah dengan tongkat dan benda lain,” lanjutnya.
“Ada kasus mencabut paku dan menggunakan masker gas untuk membatasi pernapasan,” ujarnya.