5 Diplomat Ulung Indonesia di Masa Kemerdekaan, Salah Satunya Kuasai 7 Bahasa Asing

Tim Litbang MPI, Jurnalis
Sabtu 15 Oktober 2022 08:05 WIB
Haji Agus Salim. (Foto: Arsip Nasional Belanda)
Share :

4. Mochtar Kusumaatmadja

Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja, S.H., LL.M. (17 Februari 1929 – 6 Juni 2021) adalah seorang akademisi dan diplomat Indonesia. Mochtar pernah menjabat Menteri Kehakiman Kabinet Pembangunan III periode 1974-1978 dan Menteri Luar Negeri Kabinet Pembangunan IV periode 1978-1988.

Ia menjadi Wakil Indonesia pada Sidang PBB mengenai Hukum Laut, Jenewa, dan New York. Ia juga berperan dalam konsep Wawasan Nusantara, terutama dalam menetapkan batas laut teritorial, batas darat, dan batas landas kontinen Indonesia. Pada 1958-1961, Mochtar telah mewakil Indonesia pada Konferensi Hukum Laut, Jenewa, Colombo, dan Tokyo. Beberapa karya tulisnya juga telah mengilhami lahirnya Undang-Undang Landas Kontinen Indonesia pada 1970.

5. LN Palar

Lambertus Nicodemus Palar alias LN Palar adalah diplomat Indonesia yang berusaha merebut kemerdekaan Indonesia melalui jalur diplomasi. LN Palar memulai karier politiknya di luar negeri, khususnya di Belanda. Ia memilih kabur ke luar negeri karena kebijakan komunisnya yang tidak diterima di Indonesia.

Palar juga aktif sebagai anggota Social Democratische Arbeider Partij (SDAP) pada 1930 dan di situ ia memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Pada Sidang Dewan Keamanan PBB pada 1947, ia ditunjuk menjadi delegasi Indonesia dan juga pernah menjadi wakil RI pertama di PBB.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya