Sejak invasi Rusia dimulai pada Februari lalu, para pejabat Ukraina telah berulang kali menuduh pasukan Moskow melakukan pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak-anak, mengklaim bahwa mereka menggunakan pemerkosaan dan tindakan seksual lainnya sebagai senjata perang.
Wakil Menteri Dalam Negeri Ukraina Kateryna Pavlichenko pada Juni lalu mengatakan bahwa polisi menerima sekitar 50 pengaduan kejahatan seksual yang dilakukan oleh tentara Rusia.
Jaksa juga sedang menyelidiki tuduhan pemerkosaan di wilayah Kharkiv setelah pasukan Ukraina baru-baru ini merebut kembali wilayah di sana.
CNN telah berbicara dengan wanita Ukraina, salah satunya seorang wanita hamil berusia 16 tahun, yang berbagi cerita mengerikan yang merinci kekerasan seksual.
CNN tidak dapat secara independen memverifikasi klaim terbaru oleh PBB. Pihak berwenang Rusia telah membantah tuduhan kejahatan perang di Ukraina.
(Susi Susanti)