Breaking News: Banjir Lahar Gunung Semeru, Jembatan Penghubung 2 Kecamatan Putus!

Yayan Nugroho, Jurnalis
Sabtu 15 Oktober 2022 11:57 WIB
Banjir lahar Gunung Semeru (Foto: Yayan Nugroho)
Share :

LUMAJANG - Hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak Gunung Semeru, di Lumajang, Jawa Timur kembali menyebabkan banjir lahar pada Sabtu (15/10/2022) siang.

Akibatnya, jalur penghubung dua kecamatan sempat terputus lantaran debit material banjir lahar hujan berupa pasir dan batu cukup besar hingga melampaui jembatan limpas.

Banjir lahar menerjang sejumlah daerah aliran sungai/ dengan volume yang cukup besar. Salah satunya di aliran Sungai Regoyo, Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian, Lumajang.

Besarnya volume material banjir lahar hujan Gunung Semeru berupa pasir dan batu. Bahkan, melampaui jembatan limpas yang menghubungkan dua kecamatan, yakni Kecamatan Pasirian dan Kecamatan Tempursari.

Akibatnya, warga dari dua sisi tidak bisa melintasi jembatan dan harus tertahan selama beberapa jam menunggu debit banjir berkurang.

BACA JUGA:Ayah Temukan Jasad Putranya 8 Bulan Pasca Letusan Gunung Semeru 

Banjir lahar hujan Gunung Semeru disebabkan hujan deras di kawasan Puncak, sejak Jumat 14 Oktober 2022 malam, air hujan kemudian membawa sisa endapan yang berada di Puncak Gunung Semeru dan turun melalui beberapa daerah aliran sungai.

Banjir lahar hujan Gunung Semeru pada Sabtu siang terekam seismograf Pos Pengamatan Gunung Api Semeru dengan amplitudo maksimal 43 milimeter selama 12.180 detik.

"Sudah satu jam setengah, ini karena airnya meluap di atas. sangat besar ini air sungainya. tadi malah lebih besar," ujar Rohman, salah seorang warga.

 "Sudah satu jam setengah, ini karena airnya meluap di atas. sangat besar ini air sungainya. tadi malah lebih besar"Sudah satu jam setengah, ini karena airnya meluap di atas. sangat besar ini air sungainya. tadi malah lebih besar,," ujar Rohman, warga setempat 

Sementara itu, meski belum sepenuhnya surut, warga yang telah antre berjam-jam nekat menyeberangi jembatan yang masih dipenuhi material banjir berupa pasir dan batu. Sejumlah warga nekat menyeberang lantaran takut terjadi banjir susulan dan tidak bisa melintasi jembatan.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya