Bendung Penyebaran Wabah Ebola, Presiden Uganda Terapkan Lockdown Selama 21 Hari

Susi Susanti, Jurnalis
Senin 17 Oktober 2022 09:15 WIB
Presiden Uganda memberlakukan 'lockdown' untuk membendung penyebaran wabah Ebola (Foto: Antara/Xinhua)
Share :

NAIROBI - Presiden Uganda Yoweri Musevini mengatakan pemerintahnya akan memberlakukan 'lockdown' yakni jam malam, menutup tempat ibadah serta hiburan, dan melarang warga keluar-masuk wilayah-wilayah yang terdampak Ebola selama 21 hari.

Presiden mengatakan langkah yang dilakukan pada Sabtu (15/10/2022) itu untuk membendung penyebaran penyakit tersebut dan akan segera diterapkan di distrik Mubende serta Kassanda.

Kedua distrik yang berada di Uganda tengah itu merupakan pusat penyebaran Ebola.

Baca juga: Wabah Baru Virus Ebola Diumumkan di Uganda, 6 Orang Tewas

"Langkah-langkah ini bersifat sementara, untuk mengendalikan penyebaran Ebola. Kita semua harus bekerja sama dengan pihak berwenang sehingga kita bisa menghentikan wabah ini sesegera mungkin," terangnya, dikutip Antara.

Baca juga: Komisi Independen: 21 Staf WHO Terlibat Pelecehan Seksual Selama Krisis Ebola

Presiden Uganda itu menyebutkan sudah 19 orang yang meninggal di Uganda sejak negara Afrika timur itu pada 20 September lalu mengumumkan kemunculan wabah hemoragik (perdarahan) itu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya