CHINA - Protes satu orang yang jarang terjadi terhadap Presiden China Xi Jinping di Beijing telah mengilhami protes solidaritas di seluruh dunia saat kongres partai China berlangsung minggu ini.
Seperti diketahui, protes itu terjadi pada malam kongres Partai Komunis ke-20, yang akan berlangsung hingga akhir pekan ini. Xi diperkirakan akan terpilih sebagai pemimpin partai untuk masa jabatan ketiga, memperkuat cengkeramannya pada kekuasaan.
Pada Kamis (13/10/2022) lalu, seorang pria memasang spanduk di sebuah jembatan di ibukota China yang menuduh Xi sebagai seorang diktator.
Dia langsung ditahan tetapi foto-foto aksinya sudah menyebar ke seluruh dunia.
Baca juga: 5 Kutipan 'Berapi-api' Presiden Xi Jinping di Kongres Partai Komunis China ke-20
Sejak itu, tanda dan pesan serupa telah muncul di beberapa kampus universitas di Amerika Serikat (AS), Inggris, Eropa, Australia, dan di tempat lain.
Baca juga: Xi Jinping: China Tak Akan Hilangkan Opsi Pengunaan Kekuatan untuk Selesaikan Masalah Taiwan
Satu tanda tulisan tangan di Colby College di negara bagian Maine AS memuji tindakan pria Beijing itu.
"Kami, orang-orang China, ingin menyebarkan pesan ini yang mengungkapkan pikiran kami di tempat-tempat tanpa sensor,” tulisnya, dikutip BBC.
Banyak yang meniru pesan yang ditampilkan minggu lalu di jembatan Sitong di distrik Haidian Beijing.
Beberapa poster juga menampilkan pesan anti-Xi seperti "Not My President" dan "Goodbye JinPing".