Sejarah Samurai Jepang, dari Awal hingga Akhir Masa Jayanya

Alfilya Tri Maulina, Jurnalis
Kamis 27 Oktober 2022 16:43 WIB
Ilustrasi sejarah samurai Jepang (Foto: History Extra)
Share :

  • Pemerintah Ashikaga dan dalam Kekacauan(1333-1336)

Pada tahun 1333, Keshogunan Kamakura kehilangan kendali atas negaranya dari keluarga samurai saingannya yaitu keluarga Ashikaga. Keshogunan Ashikaga memindahkan ibu kota kembali ke Kyoto, tetapi tidak mampu memegang kendali atas berbagai provinsi seperti yang dimiliki pemerintah Kamakura. Dipedesaan sekitarnya, daimyo (kepala provinsi) memerintah rakyat, dan sering berperang melawan satu sama lain atas klaim teritorial. Para daimyo membangun pemerintahan birokrasi di setiap provinsi dan berusaha membawa semua elemen masyarakat dibawah kekuasaan militer mereka. Aturan lokal lebih berkembang dari sebelumnya, tetapi pemerintah pusat yang diwakili oleh shôgun lemah.

Keshogunan Ashikaga, yang berpusat di Kyoto, dimulai sekitar tahun 1336. Selama dua abad berikutnya, Jepang berada dalam keadaan konflik yang hampir konstan antara klan teritorialnya yang bermusuhan. Setelah Perang Onin yang sangat memecah belah pada tahun 1467-77, shogun Ashikaga tidak lagi efektif, dan Jepang feodal tidak memiliki otoritas pusat yang kuat

Ekspansi ekonomi yang cukup besar di Jepang. Itu juga merupakan zaman keemasan bagi seni Jepang, karena budaya samurai berada di bawah pengaruh Buddhisme Zen yang berkembang. Selain bentuk seni Jepang yang sekarang terkenal seperti upacara minum teh, taman batu dan merangkai bunga, teater dan lukisan juga berkembang selama periode Muromachi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya