“Dengan membeli hasil bumi ini kami harapkan dapat meningkatkan taraf perekonomian masyarakat di sekitar pos, selain itu kami berharap masyarakat di sekitar pos terbantu dengan adanya Satgas Yonif Mekanis 203/AK khususnya Pos Malagay,” ungkapnya.
Aktifitas kegiatan pasar kali ini ada yang berbeda dengan hari-hari biasanya. Kegiatan kali ini terdapat suatu tradisi unik dari masyarakat Pegunungan Tengah untuk menyambut hari pertama injil turun ke tanah Papua. Sehingga hasil bumi yang telah terjual tersebut sebagian akan disumbangkan oleh masyarakat kepada salah satu gereja tradisi adat kiwo di sekitaran Distrik Malagay.
Salah satu tertua dari masyarakat mengucapkan terima kasih kepada personel Pos Malagay karena hasil bumi mereka habis terjual oleh personel Pos Malagay. Serta menyampaikan bahwa kali ini kita masyarakat menggelar tradisi turun temurun dalam menyambut turunnya injil untuk pertama kali di tanah Papua dimana sebagian hasil bumi yang dijualkan di pasar akan di sumbangkan ke salah satu gereja.
“Puji Tuhan kami ucapkan terima kasih kepada Bapak-bapak TNI yang berada di Pos Malagay, hasil bumi yang dijualkan di pasar habis terjual dan kami sangat terbantu. Semoga kebaikan yang dilakukan Bapak TNI di balas oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ucap syukur Bapak Ben Kogoya.
(Khafid Mardiyansyah)