Menurut Iqbal, dari perbincangan dengan beberapa pengurus SIM, mereka harus kembali tujuh hari setelah dinyatakan tidak lulus dalam ujian praktek maupun teori. Menurut dia, waktu tujuh hari sangat lama dan menyulitkan masyarakat dari sisi waktu.
“Ini kan sampai 7 hari. Ini kan sangat menyulitkan waktu bagi masyarakat. Saya minta layani masyarakat dengan baik, dengan sabar, tulus dan tidak perlu meminta apapaun. Disini merupakan tempat yang bisa dijadikan ladang dan peluang beramal bagi seorang Polisi,” ujar Iqbal.
Soal hasil pengecekan, dia menemui sedikit koreksi untuk Satpas Pekanbaru. Salah satunya adalah ruangan pelayanan yang harus diperbesar. Sebab, dari informasi yang didapati Iqbal, pengurus SIM dalam sehari bisa mencapai 60 orang. Sehingga harus ada ruang yang betul-betul nyaman bagi masyarakat yang antre.
“Maka dari itu harus nyaman ruangannya. Sehingga semakin hari semakin nyaman. Jadi pemohon SIM semakin mudah, tidak ada pungli, terus nyaman lagi ruangannya,” tutur Iqbal.
(Erha Aprili Ramadhoni)