Meskipun demikian, ujar Valentino, pihaknya akan berupaya maksimal melakukan pencegahan terjadinya gangguan kamtibmas dan kejahatan lainnya.
"Terutama pada hari dan malam-malam tertentu, yang bisa dijadikan sebagai waktu remaja geng motor melakukan aksinya, seperti malam libur," kata dia pula.
Kapolres menambahkan, sebelum diperkenankan pulang, para remaja geng motor menyatakan sikap tidak akan mengulangi perbuatannya. Mereka secara serentak berjanji tidak melakukan aksi serupa.
Jika terbukti kembali mengulangi perbuatannya, maka akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Kami berjanji akan mengulangi kembali perbuatan tawuran dan tidak melakukan aksi geng motor lagi," pungkasnya.
(Awaludin)