SURABAYA - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono memimpin apel gelar pasukan dan alutsista di Dermaga Madura, Koarmada 2 Surabaya. Kegiatan ini dalam rangka pengamanan laut 12 mil teritorial di kawasan Nusa Dua, Bali sebagai tempat diselenggarakannya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada 15 dan 16 November 2022.
TNI AL juga mengirimkan 12 KRI dan satu kapal tangker untuk mengamankan 12 mil teritorial di kawasan Nusa Dua, Bali selama berlangsungnya KTT G20. Sebanyak 3.000 personel TNI AL, termasuk pasukan khusus dari Denjaka dan Kopaska yang siaga di KRI.
Dalam KTT G20 di Bali, KSAL memerintahkan Panglima Koarmada 2 Laksda TNI Hutabarat sebagai Komandan Satuan Tugas Laut (Dansatgasla) untuk memimpin pengamanan G20 dengan unsur – unsur gabungan dari Koarmada 1, 2 dan 3 dengan personel marinir.
G20 sendiri sebagai forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa. G20 mempresentasikan lebih dari 60 persen populasi bumi, 75 persen perdagangan dan global, serta 80 persen produk domestik bruto dunia.
Adapun tiga isu utama yang diangkat dalam pertemuan tersebut mencakup arsitektur transisi energi berkelanjutan, transformasi digital dan ekonomi.
BACA JUGA:Polri Gelar Latihan selama 3 Hari untuk Persiapan KTT G20 di Bali
Anggota G20 yang terlibat dalam pertemuan tersebut adalah Indonesia sebagai tuan rumah, Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman. Kemudian, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia Prancis, China, Turki dan Uni Eropa.
(Arief Setyadi )