Laskar Hizbullah, Tentara Cadangan dari Ulama dan Santri di Pertempuran Surabaya 10 November

Avirista Midaada, Jurnalis
Minggu 06 November 2022 07:24 WIB
Illustrasi (foto: Okezone)
Share :

Para pasukan Hizbullah dari berbagai daerah di Malang raya dan sekitarnya itu kemudian berkumpul di Masjid Sabilillah Blimbing, sebelum berangkat ke Surabaya. Alasannya kawasan Blimbing dinilai strategis sebagai titik temu dari beberapa pondok - pondok pesantren.

"Karena pertigaan Blimbing itu sangat strategis, arah Tumpang, Pakis lewat situ arah Batu lewat situ, sehingga di Sabilillah itu tempat berkumpulnya tentara laskar Hizbullah untuk menuju ke Surabaya. Sehingga dinamakan masjidnya Masjid Sabilillah," jelasnya.

Dari situ ada sekitar 168 orang pasukan yang berkumpul di Masjid Sabilillah Malang. Namun pada perjalanan berangkat ke Surabaya pasukan Laskar Hizbullah ini berkembang menjadi banyak orang karena melintasi beberapa pondok pesantren mulai dari Malang, Pasuruan, hingga sampai di Sidoarjo.

"Akhirnya lama-lama menjadi membesar membesar, dan besarnya bisa sampai 500 sampai 1.000 orang, itu berjalan terus akhirnya berkumpullah titik kumpulnya di Surabaya, pemberhentian pertama di sebuah pabrik gula di Sidoarjo," paparnya.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya