Sementara itu, Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk mengatakan tantangan terbesar memimpin ibukota Nabire ialah masalah geografis.
Sehingga dia berharap kerjasama antara pemerintah dan masyarakat dapat berjalan dengan baik.
"Iya pasti tantangan terbesar adalah masalah geografis ya wilayah itu yang mungkin menurut kami agak berat. Tetapi tentunya saya pikir dengan tim yang lain pasti kami akan melaksanakan dengan dukungan dari seluruh masyarakat di Papua Tengah,"ujarnya.
Terakhir kepada perempuan Papua dia berpesan agar terus meningkatkan kapasitas. Agar nantinya dapat menyumbangkan ide dan gagasannya untuk membangun bangsa dan negara.
"Saya harap supaya semua perempuan Indonesia khususnya yang ada di Papua ya lebih terus meningkatkan kapasitasnya supaya bisa berkompetisi menyumbangkan SDM-nya untuk membangun bangsa dan negara. Harus lebih mempersiapkan diri,"tutur dia.
Sebagai informasi, Ribka Haluk lahir di Piramid, 10 Januari 1971. Ribka merupakan alumni S3 lImu Manajemen Universitas Cenderawasih ini memiliki segudang pengalaman.