JAKARTA - Kondisi di sekitar lokasi rumah penemuan empat mayat di Perumahan Citra Garden Satu Extension, Kalideres, Jakarta Barat pada Kamis 10 November 2022 malam, saat ini terlihat sepi.
Pantauan di lokasi pada Jumat (12/11/2022) sekitar pukul 14.47 WIB, bau bangkai masih menguar di sekitaran area rumah korban. Tidak ada pula aktivitas warga setempat. Hanya ada sejumlah awak media yang tengah meliput lokasi kejadian.
Kondisi rumah yang dicat putih dan berpagar tinggi itu pun terlihat kosong. Hanya ada kunci yang menyantel di depan jendela. Sementara itu, tampak pula garis polisi membentangi pagar rumah.
BACA JUGA:Hasil Autopsi, Polisi Ungkap Tak Ada Makanan di Lambung 4 Mayat di Kalideres
Keempat jenazah yang ditemukan tewas di rumah tersebut telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati pada Kamis (10/11/2022) malam tadi.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pasma Roycen menyebut empat warga yang ditemukan tewas itu sudah tewas sekitar tiga minggu. Hal itu diketahui berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan oleh tim dokter forensik.
"Berdasarkan keterangan dokter forensik bahwa kematian ini dari tiga minggu yang lalu," ujar Pasma Royce kepada wartawan di kantornya, Jumat (11/12/2022).
BACA JUGA:Polisi: Satu Keluarga Tewas di Kalideres karena Tidak Makan dan Minum
Pasma menjelaskan, kematian keempat jenazah tersebut tidak dalam waktu yang bersamaan. Sebab di antara satu mayat tersebut ada yang sudah mulai kelihatan tulangnya.
"Betul. Jadi itu dari bapaknya ibunya, iparnya semuanya di waktu berbeda meninggalnya, sehingga pembusukannya masing-masing berbeda-beda," ungkapnya.
Lebih lanjut, Pasma juga menyampaikan, dari hasil autopsi tadi pagi, tidak ditemukan adanya isi makanan di dalam lambung keempat jenazah tersebut.
"Artinya ini (kematiannya) sudah berlangsung beberapa waktu yang lalu. Tidak ada mengonsumsi makanan. Dan otopsi juga ada kekurangan cairan," pungkasnya.
Pasma juga memastikan, pihaknya tidak menemukan tanda-tanda kekerasan dalam tubuh keempat jenazah tersebut. Adapun keempat identitas mayat itu yakni RY (71) laki-laki, RN (68) perempuan dan DF (42) anaknya perempuan dan DG (69) merupakan ipar dari bapaknya.
Kekinian, pihaknya masih terus mendalami keterangan saksi-saksi dan sejumlah barang bukti yang diamankan dari rumah korban guna menyelidiki lebih lanjut penyebab kematian keempat korban.
(Awaludin)