Geger, Sesosok Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Area Persawahan Indramayu

Andrian Supendi, Jurnalis
Jum'at 11 November 2022 16:17 WIB
Mayat pria membusuk di sawah dievakuasi warga/Foto: Andrian Supendi
Share :

INDRAMAYU - Warga Desa Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan mayat pria, di area persawahan, Kamis (10/11/2022).

Saat ditemukan, jasad pria tersebut mengenakan kaos berwarna hitam dan celana jeans panjang dalam posisi terlentang dengan kondisi yang hampir membusuk.

 BACA JUGA:Bonceng Empat dan Tak Pakai Helm, Pengendara Motor Ini Ditegur Polisi

Berdasarkan informasi yang didapat, mayat pria itu pertamakali ditemukan oleh dua orang warga setempat, Darisan dan Somad, yang hendak mencari padi sisa-sisa panen sekitar pukul 7.30 WIB.

Ketika berjalan di area persawahan, keduanya dikejutkan oleh adanya sesosok mayat laki-laki dengan bagian wajah dan kepala yang sudah membusuk.

 BACA JUGA:5 Tokoh Penting Perang Salib, dari Paus hingga Raja Inggris

Atas temuan itu, mereka pun bergegas melaporkannya kepada pemerintah desa setempat. Kemudian, pemerintah desa melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian Polsek Juntinyuat.

Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif melalui Kapolsek Juntinyuat, Iptu Dedi Wahyudi mengatakan, setelah mendapatkan laporan pihaknya langsung menuju lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Diketahui, lanjut Kapolsek, mayat tersebut bernama Rosikin (60), warga Desa Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.

"Kondisi jasad yang hampir membusuk itu diperkiraan sudah empat hari meninggal di area persawahan dan sudah mengeluarkan bau tak sedap. Dari TKP, kami menemukan sepeda motor milik korban, karung yang berisi padi dan sabit miliknya," kata Kapolsek.

Iptu Dedi Wahyudi menuturkan, berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Medis Puskesmas Juntinyuat tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya.

"Menurut pihak keluarga, Rosikin ini memiliki riwayat penyakit lambung atau maag, sehingga terkadang membuat perutnya nonjok dan perlu menjalani perawatan," tutur Kapolsek.

Iptu Dedi Wahyudi menyampaikan, bahwa selama ini Rosikin tinggal sendiri. Semenjak istrinya meninggal, pria yang kesehariannya sebagai pencari sisa-sisa padi bekas panen dan keong mas itu keadaan jiwanya sedikit terganggu. Sedangkan anak-anak Rosikin berada di luar daerah untuk bekerja.

Iptu Dedi Wahyudi menyatakan, keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah serta meminta kepada pihak Kepolisian agar tidak dilaksanakan otopsi terhadap jenazah Rosikin.

"Jasad korban sudah dibawa pulang untuk dimakamkan oleh pihak keluarga tanpa dilakukan otopsi oleh pihak kepolisian, karena pihak keluarga sudah mengikhlaskannya," terangnya.

(Nanda Aria)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya