Pj Gubernur Heru Bakal Kucurkan Subsidi Air Bersih kepada Masyarakat

Muhammad Refi Sandi, Jurnalis
Selasa 15 November 2022 03:00 WIB
Heru Budi Hartono/Foto: Okezone
Share :

JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan bakal memberikan subsidi atau dana public service obligation (PSO) air bersih kepada masyarakat. Hal tersebut bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian agar masyarakat memahami pentingnya air bersih dalam kehidupan.

Hal itu mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang sumber daya air (SDA) Pasal 6 yang menjelaskan negara menjamin hak rakyat atas air guna memenuhi kebutuhan pokok minimal sehari-hari bagi kehidupan yang sehat dan bersih dengan jumlah yang cukup, kualitas yang baik, aman, terjaga keberlangsungannya dan terjangkau.

 BACA JUGA:Ini Daftar 17 Kepala Negara yang Hadir di KTT G20 Bali

Kendati demikian, Heru tidak merinci besaran PSO yang akan dikucurkan untuk meningkatkan layanan air bersih di Jakarta.

"Kebijakan subsidi air bersih tujuannya antara lain untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat agar memahami kebutuhan air bersih bagi kehidupan. Dan yang utama mendukung program layanan air bersih bagi warga Kota Jakarta. Pemerintah hadir untuk memberikan hak dasar dalam hal ini hak atas air baik di daratan Jakarta maupun Kepulauan Seribu," kata Heru saat memberikan sambutan secara virtual dalam acara 'Roundtable Discussion' di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Senin (14/11/2022).

 BACA JUGA:Kapolri Pastikan Pengamanan Delegasi G20 Berjalan Lancar

Eks Walikota Jakarta Utara itu menambahkan terwujudnya akses air bersih dapat menjaga kedaulatan air di Ibu Kota. Ia mengajak masyarakat untuk menghargai dan menjaga kelestarian air bersih.

"Dengan terwujudnya akses air bersih dengan baik ke seluruh lapisan masyarakat Jakarta maka kedaulatan air di Jakarta akan terjaga dari waktu ke waktu. Kita hargai air bersih sebagai karunia dari Allah SWT kita jaga kelestarian keberlangsungannya, kita wujudkan tarif yang setara, serta kualitas hidup yang merata," ucap Heru.

Sementara itu Kepala Bidang Usaha Pangan, Utilitas, Perpasaran dan Industri pada BP BUMD DKI Jakarta, Thomas mengatakan pemerintah berencana membangun beberapa sistem penyediaan air minum (SPAM) dengan total investasi Rp 23,80 triliun dari tahun 2023 sampai 2027 mendatang. Rincian SPAM yang dibangun adalah Jatiluhur I (area Cilincing dan Pondok Kopi) dan Karian Serpong (area Semanan) tahap satu tahun 2023-2024 mencapai Rp 2,10 triliun.

Kemudian Jatiluhur I (area Kanal Banjir Timur) dan Karian Serpong (area Semanan dan Pegadungan) tahap dua tahun 2023-2027 sebesar Rp 13,8 triliun. Kemudian SPAM internal DKI Jakarta kawasan hulu dan hilir di Buaran III dan Pesanggrahan-Ciliwung sebesar Rp 8,32 triliun (2023-2027).

“Teman-teman bisa dilihat kebutuhan investasi Rp 2,1 triliun untuk Jatiluhur I tahap satu akan dibiayai melalui APBN (anggaran pendapatan dan belanja negara),” ujar Thomas.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya