JAKARTA - Rel trem kuno peninggalan kolonial Belanda ditemukan di lahan proyek MRT Jakarta Fase 2 atau tepatnya di proyek CP202 Harmoni-Mangga Besar.
Pantauan MNC Portal Indonesia di proyek MRT CP202 bakal Stasiun Harmoni, Jalan Gajah Mada, Gambir, Jakarta Pusat pada Rabu (16/11/2022), nampak rel trem kuno sedang dikupas pekerja menggunakan jack hammer dan martil. Terlihat juga eskavator mini sedang mengupas lapisan aspal dan batu pondasi rel trem kuno.
Rel trem kuno peninggalan Belanda terlihat jelas mulai dari persimpangan Harmoni hingga JPO Halte Transjakarta Harmoni. Nampak juga wesel perpindahan jalur rel trem kuno di persimpangan Harmoni.
Rel trem kuno yang berbahan dasar baja membentang dari simpang Harmoni hingga simpang Rukan Duta Merlin. Terlihat pula bantalan rel trem terbuat dari kayu jati yang masih kokoh dan belum mengalami pelapukan.
Sebelumnya, PT MRT Jakarta memastikan rel trem kuno zaman kolonial Belanda yang ditemukan di area konstruksi CP202 akan direlokasi dengan baik. Dengan demikian kondisi rel itu tetap terawat seperti saat penemuan.
Baca juga: Melihat Gorong-Gorong Peninggalan Belanda di Kota Surabaya yang Bakal Difungsikan
"PT MRT Jakarta bersama dengan tim ahli arkeologi dan kontraktor pelaksana Shimizu-Adhi Karya Joint Venture (SAJV) telah menyusun metode pekerjaan penyelamatan temuan rel trem tersebut sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya," kata Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Silvia Halim di Jakarta, Jumat (11/11/2022).
Koordinasi juga dilakukan dengan instansi terkait seperti Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta. Sejauh ini ada 6 titik penemuan rel trem dari total 8 titik ekskavasi proyek pembangunan CP202.
"Secara umum, rel trem ditemukan di kedalaman 27 cm," kata Silvia.