5. 'Kerusakan yang tak bisa diperbaiki' karena coretan di petroglif di AS
Petroglif adalah gambar langka yang diukir atau dilukis pada permukaan batu oleh peradaban kuno.
Tapi ada pengunjung yang tak tahan untuk mencoret namanya sendiri di beberapa panel yang paling penting di Taman Nasional Big Bend di Texas, Amerika Serikat (AS).
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis Januari lalu, pihak taman nasional mengatakan bahwa "panel petroglif kuno di Taman Nasional Big Bend telah rusak, tidak bisa diperbaiki ketika para perusak menggoreskan nama dan tanggal keberadaan mereka dengan cetak tebal, di seluruh seni prasejarah ini".
"Taman Nasional Big Bend adalah milik kita bersama. Merusak fitur alami dan seni cadas, sama juga merusak setiap keindahan dan sejarah yang ingin dilindungi oleh rakyat Amerika di taman kita ini," kata Pengawas Taman Nasional Bob Krumenaker dalam sebuah pernyataan.
"Dengan adanya vandalisme ini, bagian dari warisan bangsa kita hilang selamanya,” lanjutnya.
6. Ditangkap setelah memberi hormat ala Nazi di Auschwitz
Sorang turis asal Belanda berusia 29 tahun ditahan pada Januari karena melakukan hormat ala Nazi di pintu masuk lokasi bekas kamp kematian Auschwitz-Birkenau di Polandia.
Perempuan tak dikenal ini kemudian didakwa terlibat dengan propaganda Nazi setelah berpose hormat yang diambil dari kamera yang dipegang suaminya. Jaksa memerintahkannya untuk membayar denda, dan kemudian ia setuju.