Legenda Baba Yaga, Penyihir Paling Jahat dan Menyeramkan dari Cerita Rakyat Rusia

Rahman Asmardika, Jurnalis
Minggu 04 Desember 2022 11:02 WIB
Boneka Baba Yaga yang dijual di Rusia. (Foto: Getty Images)
Share :

BABA YAGA adalah penyihir perempuan tua yang tinggal di rumah berkaki ayam. Dia suka menyantap anak-anak, tapi juga menolong orang.

Dalam dongeng, perempuan pada usia tertentu biasanya punya satu dari dua peran: penyihir jahat atau ibu tiri yang jahat, dan kadang-kadang keduanya. Seorang tokoh kunci dalam cerita rakyat Slavia, Baba Yaga, jelas memenuhi persyaratan sebagai penyihir jahat.

BACA JUGA: OKEZONE STORY: Legenda Mengerikan Rose Hall dan Ratu Voodoo Annie Palmer

Dia tinggal di rumah yang bisa berpindah dengan cara berjalan dengan kaki ayam, dan kadang-kadang terbang berkeliling dengan lesung dan alu raksasa.

Dilandir dari BBC Indonesia, dia biasanya muncul sebagai perempuan tua atau nenek tua, dan dia dikenal karena kesukaannya yang khas penyihir: menyantap anak-anak.

Dia sebenarnya karakter yang jauh lebih kompleks daripada yang dikira banyak orang. Licik, pintar, penolong sekaligus pengganggu, dia memang bisa menjadi karakter paling feminis dalam cerita rakyat.

Baba Yaga begitu melekat dalam imajinasi sehingga antologi cerita pendek yang baru dirilis, “Into the Forest” (Black Spot Books), menampilkan 23 interpretasi karakter Baba Yaga, semuanya oleh penulis horor perempuan terkemuka.

BACA JUGA: Perempuan-Perempuan di Papua Nugini Dituduh Gunakan Sihir, Korban Dibakar hingga Disalib di Jalanan

Kisah-kisahnya menjangkau berabad-abad, dengan “Of Moonlight and Moss” karya Sara Tantlinger yang seperti membangkitkan salah satu kisah klasik Baba Yaga, “Vasilisa the Beautiful. Water Like Broken Glass” karya Carina Bissett menempatkan Baba Yaga pada latar belakang Perang Dunia Kedua. “Stork Bites” oleh EV Knight meningkatkan aspek mengerikan mitos itu sebagai kisah yang bermanfaat bagi anak-anak yang ingin tahu.

Sejarah Baba Yaga 

Baba Yaga muncul dalam banyak cerita rakyat Slavia dan terutama Rusia.

Penyebutan paling awal tentangnya dalam tulisan berasal dari 1755, sebagai bagian dari pembicaraan tentang tokoh rakyat Slavia dalam buku Tata Bahasa Rusia karya Mikhail V Lomonosov.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya