Selain itu, Susanto juga kesal karena ikut terdampak dari kasus pembunuhan Brigadir J. Ia disanksi demosi selama tiga tahun dan ditempatkan khusus (patsus) selama 29 hari.
Bahkan, ia mengaku kerap paranoid ketika menonton televisi dan bermain media sosial usai kasus tewasnya Brigadir J terungkap. Baginya, perkara itu membuat kariernya di Polri hancur.
"Kami paranoid nonton TV, media sosial, jenderal kok tega menghancurkan karier. Tiga puluh tahun saya mengabdi, hancur di titik nadi, rendah pengabdian saya, belum yang lain-lain," pungkasnya.
(Qur'anul Hidayat)