Mengapa Senjata Nuklir Diciptakan? Ini Alasannya

Nadilla Syabriya, Jurnalis
Senin 12 Desember 2022 12:59 WIB
Ilustrasi senjata nuklir (Foto: US Navy)
Share :

Proyek Manhattan adalah upaya yang dipimpin Amerika Serikat untuk mengembangkan bom atom fungsional selama Perang Dunia II. Proyek Manhattan dimulai sebagai tanggapan atas kekhawatiran terhadap para ilmuwan Jerman yang telah mengerjakan senjata menggunakan teknologi nuklir sejak 1930-an.

Pada 28 Desember 1942, Presiden Franklin D. Roosevelt mengizinkan pembentukan Proyek Manhattan untuk menyatukan berbagai ilmuwan dan pejabat militer yang bekerja pada penelitian nuklir. Sebagian besar pekerjaan di Proyek Manhattan dilakukan di Los Alamos, New Mexico, di bawah arahan fisikawan teoretis J. Robert Oppenheimer. Percobaan bom nuklir pertama dilakukan di lokasi gurun terpencil dekat Alamogordo, New Mexico pada 16 Juli 1945. Uji coba bom atom ini pun berhasil diledakkan.

Amerika Serikat (AS) menggunakan bom nuklir pertama kalinya ketika mengebom dua kota di Jepang, yaitu Hiroshima dan Nagasaki. Pada 6 Agustus 1945, bom uranium dijatuhkan di Hiroshima. Bom ini diberi nama Little Boy. Little Boy meledak dengan kekuatan sekitar 13 kiloton, meratakan lima mil persegi kota dan membunuh 80.000 orang seketika. Selain itu, puluhan ribu lainnya meninggal karena paparan radiasi. Lalu pada 9 Agustus 1945, bom Fat Man dijatuhkan di Nagasaki. Bom Fat Man ini merupakan bom plutonium. Akibat dijatuhkannya bom Fat Man ini, 40.000 orang tewas.

Pengeboman dua kota di Jepang tersebut dilakukan oleh Amerika Serikat sebagai bentuk pembalasan. Diketahui, pada 7 Desember 1941, Jepang telah menyerang pangkalan laut terbesar Amerika Serikat (AS) di Pearl Harbor, Hawaii. Pihak Amerika Serikat (AS) pun marah, akhirnya menyerang Jepang. Serangan yang mengakibatkan ratusan ribu orang tewas ini menjadi pemicu berakhirnya Perang Dunia II.

(Susi Susanti)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya