NEW YORK - Bangsa Filipina diperkirakan menjadi orang Asia pertama yang bermukim di Amerika Serikat (AS), sebelum menjadi sebuah negara. Mereka kemungkinan besar tinggal di rumah panggung yang ditinggikan di atas tanah rawa di luar New Orleans.
Hanya berjarak sekitar lima mil ke hilir sungai dari balkon-balkon berenda besi di French Quarter New Orleans, bangunan dari semen yang cerah dan bar yang riuh membuka jalan menuju lanskap yang lebih tenang yang ditutupi rerumputan rawa liar dan lumpur tebal.
Kala itu, para nelayan menjual udang segar di sepanjang jalan yang memotong Paroki St Bernard saat perahu mereka terombang-ambing di bayou (badan air rawa) di dekatnya.
Pinggiran kota berusia 200 tahun yang tenang itu terkenal dengan industri perikanan dan geografinya yang unik. Ia muncul di peta pantai timur Louisiana seperti gelombang puncak dan kemudian terpecah menjadi puluhan pulau dan rawa ke Teluk Meksiko.
Di sini, di Danau Borgne, tempat burung camar menyelam mencari ikan trout dan badai yang tiba-tiba menerjang kapal secara teratur, adalah tempat Saint Malo pernah berdiri.
Saint Malo adalah pemukiman permanen Filipina pertama di Amerika Serikat dan pemukiman permanen Asia tertua yang diketahui di negara itu.