JAKARTA - Bergerak bersama demi mewujudkan penyaluran subsidi energi yang lebih baik bagi masyarakat, Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) bersinergi bersama Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas dan Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) dalam kerjasama integrasi data kendaraan.
Sinergi ini tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama tentang Pemanfaatan Data Kendaraan Bermotor dalam Pengaturan dan Pengendalian Konsumen Pengguna Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan.
Perjanjian tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution, Kepala BPH Migas, Erika Retnowati, dan Kepala Korlantas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Drs. Firman Shantyabudi, M.Si.
BACA JUGA: Agresif Temukan Sumber Daya Gas, Pertamina Dukung Komitmen Transisi Energi Ramah Lingkungan
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution mengatakan bahwa Pertamina Patra Niaga selaku operator yang menyalurkan Solar Subsidi dan Pertalite terus berupaya menyalurkan JBT dan JBKP ini dengan tepat sasaran.
“Setiap tahunnya, permintaan atau kebutuhan Solar Subsidi dan Pertalite terus menunjukkan peningkatan, jadi perlu adanya upaya penyaluran yang baik supaya tepat sasaran dan tepat volume. Disinilah sinergi integrasi data ini menjadi penting, kami sudah mendigitalisasi nozzle, dan saat ini sedang berupaya dengan Program Subsidi Tepat menggunakan QR Code yang berisi data kendaraan, harapannya integrasi data ini akan mempercepat penggunaan QR Code untuk penyaluran Solar Subsidi dan Pertalite yang lebih transparan dan tepat sasaran,” kata Alfian.
Kepala BPH Migas, Erika Retnowati yang pada kesempatan ini diwakili oleh Direktur BBM BPH Migas, Sentot Hardijansyah Putra turut menyambut baik terjalinnya sinergi antara BPH Migas bersama Pertamina Patra Niaga dan Korlantas.