MALANG - Pendaratan Helikopter Colibri TNI AU di lapangan Panggeh Pasuruan pada Rabu (14/2/2022), bukan pendaratan darurat, melainkan merupakan bagian dari skenario latihan yang digelar Lanud Abdulrachman Saleh Malang.
Oleh karena itu, informasi yang menyatakan helikopter Skadron Udara 7 Lanud Suryadarma Subang mengalami kerusakan, dan melakukan pendaratan darurat adalah tidak benar.
Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Lanud Abdulrachman Saleh Mayor Sus Muchidin Mengatakan bahwa penerbangan helikopter tersebut sedang melaksanakan misi Latihan Air Cover/Escort bersama pesawat tempur Super Tucano Skadron Udara 21 Lanud Abdulrachman Saleh.
"Helikopter Colibri dalam kondisi baik dan tidak mengalami masalah. Dalam misi latihan rutin tersebut, sesuai skenario memang menggunakan daerah tersebut," kata Muhyidin dalam keterangannya.
BACA JUGA:Viral Helikopter Mendarat di Belakang Pasar, Warga Heboh Mengira Jokowi Datang
Kata dia, Latihan Air Cover/ Escort untuk mendukung latihan yang dilaksanakan Skadron Udara 21, bertujuan melatihkan para penerbang dalam melaksanakan misi perlindungan udara.
"Perlindungan udara yang dilakukan yaitu memberikan pengawalan dan perlindungan kepada alutsista atau konvoi kawan dari serangan musuh," pungkasnya. (WAL)
(Fakhrizal Fakhri )