Elektabilitas Perindo Merangsek Susul Partai Papan Tengah di DPR, Pengamat: Sangat Serius untuk Lolos Parlemen

Carlos Roy Fajarta, Jurnalis
Minggu 18 Desember 2022 17:42 WIB
Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (Foto: MNC Portal)
Share :

JAKARTA - Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada Desember 2022 menyebutkan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) berhasil menyalip tiga partai politik parlemen papan tengah yakni Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Elektabilitas Perindo bahkan merangsek menyusul Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai partai papan tengah di DPR.

Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Ujang Komaruddin menyebutkan hasil tersebut merupakan kabar baik untuk Partai Perindo.

Ia menyebutkan hasil tersebut merupakan buah dari proses rekrutmen yang selama ini selalu dilakukan.

Baca juga: Gelar Khitanan Gratis, Anggota DPRD dari Perindo Ini Didoakan Warga Terpilih Kembali

"(Partai Perindo) memang dalam pemilu kali ini sangat serius mengambil tokoh-tokoh nasional atau daerah untuk diajak bergabung dengan Perindo," ujar Ujang Komaruddin, Minggu (18/12/2022) ketika dikonfirmasi MNC Portal.

Bukan itu saja, Ujang menjelaskan artis-artis, tokoh masyarakat, ulama, lalu ada pula mantan komisioner KPU, diajak untuk bergabung membesarkan Partai Perindo.

Baca juga: Perkuat Konsolidasi, DPD Perindo Palembang Gelar Senam Sehat

"Dan saat ini hasilnya mulai kelihatan. Jadi dengan banyak bergabungnya banyak tokoh di Partai Perindo membuat partai ini semakin kuat, percaya diri, semakin baik manajemen dan infrastruktur partainya," jelas Ujang Komaruddin.

Upaya pembenahan secara komprehensif tersebut, kata Ujang, berdampak positif dengan peluang Partai Perindo menyongsong Pemilu 2024.

"Sehingga jaringan-jaringan itu bisa terbentuk di bawah dan membawa elektabilitas yang tinggi untuk Partai Perindo dan bisa menyalip partai-partai lainnya," ucap Ujang Komaruddin.

Hal ini kata Ujang akan menjadi hal yang baik untuk partai Perindo dan sekaligus menjadi warning bagi partai-partai lainnya dalam konteks pertarungan di Pemilu 2024 nanti.

"Karena Perindo bisa menyodok dan menyalip partai manapun. Dengan kekuatan yang besar dimiliki HT beserta tokoh-tokoh yang direkrut, dapat membuat Perindo bisa menerobos partai-partai parlemen saat ini," tutur Ujang Komaruddin.

Peningkatan elektabilitas tersebut dikatakannya juga merupakan hasil kerja keras pengurus dan kader Partai Perindo yang sudah belajar dari Pemilu 2019 lalu.

"Maka dalam Pemilu 2024, Perindo sangat serius untuk mengalahkan partai-partai baru termasuk partai-partai yang ada di Senayan yang bisa disalip. Perindo sangat serius untuk lolos ke parlemen," lanjutnya.

Ia melihat upaya yang dilakukan Partai Perindo dalam meningkatkan elektabilitas nya secara baik dapat membawa positif bagi iklim demokrasi di Indonesia. "Jika kita bersaing secara positif, baik dan fair membuat dinamika di Pileg dan Pilpres nanti akan sangat baik. Dinamika dan semangat baru untuk Partai Perindo agar bisa lolos di Senayan," pungkas Ujang Komaruddin.

Sebagaimana diketahui, hasil survei elektabilitas partai politik yang dipublikasikan SMRC pada 18 Desember 2022 menempatkan PDIP di posisi pertama mendapat dukungan terbesar dari responden sebesar 24,1 persen.

Sementara di urutan dua hingga empat saling susul-menyusul antara tiga partai yakni Golkar 9,4 persen; Gerindra 8,9 persen; Demokrat 8,9 persen.

Kemudian di partai urutan lima ada PKS 6,2 persen; diurutan keenam ada PKB 6,1 persen; di posisi ketujuh ada Partai Perindo dengan perolehan 4,6 persen.

Lalu di posisi kedelapan ada partai Nasdem 3,2 persen; kesembilan ada PPP 2,9 persen; posisi sepuluh ada PAN 1,7 persen.

Sementara partai-partai lain mendapat dukungan di bawah 1 persen, dan responden yang menjawab belum tahu ada sebanyak 20,9 persen.

Survei SMRC dilakukan secara tatap muka pada 3 - 11 Desember 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Dari populasi itu dipilih secara random (stratified multistage random sampling) 1.220 responden. Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 1029 atau 84%.

Sebanyak 1.029 responden ini yang dianalisis. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,1% pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya