JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Ferry Kurnia Rizkiyansyah menyebutkan pihaknya optimistis bisa memperoleh double digit dalam Pemilu Legislatif 2024.
Hal tersebut disampaikan Ferry menanggapi hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada Desember 2022 menyebutkan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) berhasil menyalip tiga partai politik parlemen papan tengah yakni Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Elektabilitas Partai Perindo bahkan nyaris menyusul Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
"Hasil survei SMRC bulan Desember 2022 ini menjadi kabar menggembirakan dan menambah semangat dan motivasi bagi kami Partai Perindo. Tingkat elektabilitas Partai Perindo terus mengalami peningkatan signifikan," ujar Ferry, Minggu (18/12/2022) ketika dikonfirmasi.
Ferry mengaku optimis dapat lolos melenggang di legislatif tingkat nasional di parlemen Senayan Jakarta dengan melampaui Parlementary Threshold (PT) dan bahkan bisa mencapai dua digit.
Baca juga: Gelar Khitanan Gratis, Anggota DPRD dari Perindo Ini Didoakan Warga Terpilih Kembali
"Hasil survei ini membuat kami semakin optimis mampu lolos ambang batas parlemen di pemilihan umum tahun 2024 mendatang, bahkan sesuai target kami yaitu di double digit atau lebih dari 10%," kata Ferry.
Namun Ferry mengungkapkan hasil survei SMRC tersebut tidak boleh membuat jajaran Partai Perindo terlena. Para pengurus dan kader kata Ferry terus melakukan kerja-kerja politik dengan turun membantu, menyapa dan berinteraksi dengan masyarakat.
"Turun ke masyarakat harus semakin giat, dilakukan oleh segenap komponen partai dari pusat sampai daerah, dengan garis politik partai untuk mengupayakan kesejahteraan masyarakat untuk mewujudkan persatuan bangsa," pungkas Ferry Kurnia Rizkiyansyah.
Sebagaimana diketahui, hasil survei elektabilitas partai politik yang dipublikasikan SMRC pada 18 Desember 2022 menempatkan PDIP di posisi pertama mendapat dukungan terbesar dari responden sebesar 24,1 persen.
Sementara di urutan dua hingga empat saling susul-menyusul antara tiga partai yakni Golkar 9,4 persen; Gerindra 8,9 persen; Demokrat 8,9 persen.
Kemudian di partai urutan lima ada PKS 6,2 persen; diurutan keenam ada PKB 6,1 persen; di posisi ketujuh ada Partai Perindo dengan perolehan 4,6 persen.
Lalu di posisi kedelapan ada partai Nasdem 3,2 persen; kesembilan ada PPP 2,9 persen; posisi sepuluh ada PAN 1,7 persen.
Sementara partai-partai lain mendapat dukungan di bawah 1 persen, dan responden yang menjawab belum tahu ada sebanyak 20,9 persen.
Survei SMRC dilakukan secara tatap muka pada 3 - 11 Desember 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.
Dari populasi itu dipilih secara random (stratified multistage random sampling) 1.220 responden. Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 1029 atau 84%.
Sebanyak 1.029 responden ini yang dianalisis. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,1% pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).
(Fakhrizal Fakhri )