Densus 88, kata dia, juga harus bersinergi dengan Ormas serta narapidana teroris (napiter) untuk melakukan pencegahan terjadinya ancaman teror.
"Kerjasama juga dengan ormas yang ada. Kemudian mantan napiter juga memberikan sosialisasi. Tentunya seluruh pergerakan kita lakukan pantau secara maksimal," ungkap Sigit.
(Widi Agustian)