JAKARTA - Saksi Ahli Digital Forensik, Hery Priyanto menyebutkan, salah satu rekaman CCTV yang ada di Duren Tiga, tepatnya di depan rumah dinas Ferdy Sambo gambarnya blur. Diduga, kamera CCTV di rumah tersebut jarang dibersihkan.
"CCTV Duren Tiga depan rumah dinas Sambo, betul Pak ini blur, karena kualitas kamera yang lensanya mungkin jarang dibersihkan," ujar Hery di persidangan terdakwa Ferdy Sambo Cs, Selasa (20/12/2022).
BACA JUGA:Menag Terbitkan Edaran Perayaan Natal 2022, Lansia dan Ibu Hamil Diimbau Ibadah secara Daring
Menurutnya, kualitas di salah satu kamera sekitar rumah dinas Ferdy Sambo itu memang kualitasnya cukup rendah dan di kameranya itu tampak ada bayangan. Dia menduga, kamera tersebut mengalami blur lantaran di bagian luarnya pun blur.
Dalam rekaman CCTV, tampak ada mobil berwarna hitam datang, lalu turun orang masuk ke rumah Duren Tiga sekira pukul 17.07, orang tersebut tampak seperti Putri Candrawathi mengenakan leging membawa tas. Usai itu, mobil itu berputar balik lalu parkir di depan rumah dinas tersebut.
BACA JUGA:Peringatkan Soal Aksi Militer, Korut Kecam Strategi Keamanan Jepang
Lantas, pada sekira pukul 17.10, Ferdy Sambo datang lalu turun dari mobilnya, yang mana Sambo tampak memegang saku celana, lalu mobil yang dikendarai Sambo itu mundur.
Adapun pengacara terdakwa Ferdy Sambo, Febri Diansyah lalu meminta majelis hakim untuk memindahkan rekaman CCTV tersebut ke komputer pengadilan agar bisa dipakai untuk agenda pembuktian nanti. Hakim lantas memerintahkan pada Jaksa memindahkan rekaman video itu ke komputer pengadilan.
"Kami izin saja Yang Mulia. Ini akan diputarkan dengan aplikasi, mohon izin untuk nanti dipindahkan, karena kemarin Minggu lalu juga nanti dipindahkan kepada, supaya kalau kita mau pembuktian, kita mau lihat lagi," ujar Febri di persidangan, Selasa (20/12/2022).