"Hari ini, kita lakukan kerjasama antara Baznas Bazis Kota Administrasi Jakarta Utara dengan PMI Jakarta Utara. Insya Allah, kedepannya akan jadi mandiri dengan melatih petugasnya dan mungkin pengadaan alat dan sebagainya," ujar Ali.
Sementara itu dilokasi yang sama, salah stau warga Abdul yang menggunakan layanan hapus tato secara gratis mengatakan layanan ini merupakan peluang emas bagi masyarakat Jakarta Utara yang ingin menghapus tato di bagian tubuhnya.
"Tato yang ada di dada saya ini sudah ada sejak tahun 2014, saat ditato tidak begitu sakit tapi pas dihapus terasa lebih sakit. Bagi saya, kegiatan ini sangat membantu sekali karena tujuan utama saya adalah untuk berhijrah. Ini sudah yang ketiga kalinya saya ikut layanan hapus tato secara gratis," tandasnya.
(Angkasa Yudhistira)