"Jadi menurut saya jelas tanggung jawab yang memberi perintah itu jauh lebih besar, malah kata-katanya yang diperintah itu, itu orang kecil, bisa melakukan karena dia juga tahu akibatnya buruk kalau tidak melakukannya," katanya.
Dia menambakan, meski sejatinya secara filsafat moral dan etika perintah jahat itu tak boleh dilakukan, tapi si pemberi perintah itulah yang punya tanggung jawab lebih besar dibandingkan orang yang menerima perintah.
(Nanda Aria)