"Patung ini nyaris mirip dengan sosok aki Muslihat, karena kami memakai foto aki Muslihat sebelum gugur pada 25 Desember 1945. Aki ditembak pasukan Gurkha yang menyerang Kota Bogor di deket rel stasiun jembatan merah. Setelah ditembak aki langsung dibawa pulang ke rumah di Panaragan dan meninggal di pangkuan istrinya yang saat itu sedang mengandung anak satu-satunya," ucap Yuanita.
Patung Kapten Muslihat yang baru ini didesain oleh Ahli Seni Rupa Kota Bogor, Yayat Darajat. Patung ini berbahan plat tembaga setebal 1 milimeter dengan sistem ketok forming dan finishing clear coating.
Patung ini dibuat selama tiga bulan di Desa Cepoko, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Figur Kapten Muslihat yang dibuat memiliki tinggi 2,15 meter, dengan posisi tangan kiri menunjuk Jalan Kapten Muslihat yang menjadi lokasi perjuangannya.
(Nanda Aria)