Hebi menjelaskan bahwa Taman Suroboyo memang dibuka pada malam pergantian tahun. Hanya saja, para pedagang asongan atau pedagang kaki lima (PKL) tidak diperkenankan berdagang di dalam area Taman Suroboyo.
“Jadi sejak Sabtu pagi sudah dibuka sampai minggu pagi. Plaza juga diperlebar, silahkan kalau mau datang kesana untuk senam, atau olahraga. Tapi tidak diperkenankan jualan di dalam area Taman, kalau mau untuk senam atau olahraga monggo (silahkan),” jelasnya.
Tak hanya Taman Suroboyo, semua taman terbuka di Kota Surabaya juga dibuka selama 24 jam pada malam pergantian tahun. Oleh sebab itu, ia mengimbau masyarakat untuk saling menjaga kebersihan. Serta, meminta para orang tua untuk lebih memperhatikan dan menjaga anak-anaknya selama berada di area taman.
“Taman Bungkul dibuka, Taman Cahaya dibuka dan ada gelaran wayangan. Tapi tidak boleh jualan di dalam taman, harus menjaga kebersihan agar tidak mengganggu pengunjung yang lain. Jadi, semua taman terbuka, dibuka untuk warga, kecuali taman Flora tidak bisa dibuka untuk malam hari,” jelasnya.
Di sisi lain, pembukaan taman terbuka selama 24 jam hanya berlaku pada malam pergantian tahun. Sebab, taman akan kembali tutup hingga pukul 22.00 WIB setelah perayaan malam tahun baru. “Seperti Taman Suroboyo akan kita tutup sampai pukul 22.00 WIB karena ikon Patung Sura Baya instagramable dan memikat para pengunjung,” katanya.
(Khafid Mardiyansyah)