JAKARTA – Pergantian tahun biasanya menjadi acara yang dirayakan oleh orang-orang di berbagai belahan dunia. Perayaan ini biasanya dilakukan bersama teman, keluarga, atau dengan menghadiri pesta-pesta meriah yang biasanya digelar pada malam Tahun Baru.
Namun, di beberapa negara, pesta perayaan Tahun Baru ternyata merupakan sesuatu yang dilarang untuk dilakukan. Meski ada beberapa faktor, alasan utama pelarang ini sebagian besar karena aturan agama.
Berikut beberapa negara yang melarang pesta perayaan Tahun Baru karena dianggap bertentangan dengan ajaran agama, sebagaimana dilansir dari Metro.
1. Arab Saudi
Arab Saudi adalah kerajaan Islam konservatif yang menerapkan aturan ketat berdasarkan ajaran syariah. Oleh karena itu, pesta perayaan Tahun Baru yang dianggap bertentangan dengan ajaran Islam dilarang oleh pihak berwenang.
Kebijakan ini mulai berubah dalam beberapa tahun terakhir, terutama setelah Putra Mahkota Mohammed bin Salman menjadi penguasa de facto Kerajaan, menggantikan ayahnya Raja Salman bin Abdulaziz, pada 2018.
Aturan perayaan tradisi pagan seperti Haloween baru-baru ini mulai dilonggarkan dan warga Arab Saudi juga sudah bebas merayakan Natal.