JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan operasi modifikasi cuaca (TMC) yang dilakukan sejak 26 Desember 2022 lalu berhasil meminimalkan potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah khususnya Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
“Hingga hari ini operasi TMC, kalau belum ada perubahan, itu kita sudah melakukan operasi modifikasi cuaca sehingga di beberapa tempat khususnya di Jawa Barat paling pertama mengirimkan TMC ini kemudian DKI, setelahnya dua hari yang lalu Jawa Tengah dan Jawa Timur kita upayakan menurunkan hujannya dulu di lokasi lain dengan membentuk kumulatif awan yang berpotensi menurunkan hujan dengan intensitas lebih tinggi,” ungkap Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari saat Konferensi Pers secara virtual, Selasa (3/1/2023).
BACA JUGA:Jateng Waspada! BMKG: Potensi Cuaca Ekstrem Masih Tinggi
Aam sapaan akrabnya mengatakan bahwa dalam operasi TMC ini dilakukan koordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) khususnya DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem.
“Jika ditanya efisiensinya, kita sama-sama melihat dan merasakan sebenarnya meskipun kita tidak bisa langsung mengklaim bahwa cuaca di DKI adalah hasil TCM tetapi paling tidak upaya kita bisa mengurangi potensi kejadian atau prakiraan bencana yang kita prakirakan sebelumnya,” kata Aam
“Alhamdulillah saat ini untuk DKI dan Jawa Barat kita mendapatkan informasi tidak terjadi bencana hidrometeorologi yang signifikan tapi di Jawa Tengah dan Jawa Timur yang kita upayakan dua hari lalu, semakin turun. Setidaknya kita upayakan dengan minimalkan agar intensitas hujan,” tambahnya.
BACA JUGA:Kota Semarang Masih Diprediksi BMKG Alami Cuaca Hujan Lebat Hari Ini