Terjadi Anomali, Roket Gagal Meluncurkan Satelit dan Meledak di Lepas Pantai Alaska

Susi Susanti, Jurnalis
Rabu 11 Januari 2023 13:01 WIB
Roket gagal meluncurkan roket dan meledak di lepas Pantai Alaska (Foto: ABL Space Systems)
Share :

CALIFORNIA - Sebuah roket yang dioperasikan oleh perusahaan rintisan yang berbasis di California diketahui gagal meluncurkan satelit di dekat pantai Alaska pada Selasa (10/1/2023). Ini menandai kecelakaan lain bagi perusahaan yang berharap menawarkan layanan mereka untuk meluncurkan sejumlah satelit kecil ke orbit.

ABL Space Systems milik swasta berusaha meluncurkan roket RS1 pada pukul 13:27 waktu setempat (17:27 ET) di Alaska. Tetapi perusahaan tersebut segera mengkonfirmasi bahwa ada "anomali", istilah kedirgantaraan untuk masalah atau kesalahan langkah, dan roket "dimatikan sebelum waktunya".

“Ini bukan hasil yang kami harapkan hari ini, tetapi hasil yang kami persiapkan. Kami akan kembali dengan informasi tambahan jika tersedia,” cuit perusahaan itu, dikutip CNN.

“Terima kasih untuk semua atas dukungannya,” lanjutnya.

 BACA JUGA: SpaceX Luncurkan Rocket Falcon 9, Bawa 54 Satelit Internet

Misi tersebut bertujuan untuk membawa dua satelit kecil ke orbit untuk OmniTeq, yang baru-baru ini melepaskan divisi luar angkasanya. Perusahaan menandatangani perjanjian peluncuran pertama ABL pada tahun 2021 saat masih beroperasi dengan nama L2 Aerospace.

BACA JUGA:  Sudah Tua dan Pensiun, Sebuah Satelit NASA Berusia 38 Tahun Akan Jatuh dari Angkasa

Upaya peluncuran ABL pada Selasa (10/1/2023) adalah kegagalan kedua dalam dua hari untuk industri baru yang sedang berkembang. ABL adalah salah satu dari daftar panjang perusahaan yang mengejar pasar yang sama — menawarkan akses yang relatif murah dan mudah ke layanan peluncuran bagi operator satelit kecil, yang dalam beberapa tahun masa lalu harus menunggu ruang ekstra untuk terbuka di atas roket yang lebih besar.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya