Wahid menambahkan, nantinya lokasi ini akan diperbaiki oleh Dinas PUPR. Salah satunya untuk mencegah terjadinya luapan air ketika kondisi hujan.
"Tahun ini di sini akan dilaksanakan kegiatan intervensi fisik yang akan dilaksanakan oleh PUPR. Dari mulai pedestrian, perbaikan saluran air, dan tahun 2021 kemarin contoh salah satunya banjir sehingga air luapan banjir sampai ke stasiun. Ini sangat mengganggu perjalanan kereta," ungkapnya.
Bagi para padagang yang ditertibkan petugas diminta untuk pindah ke beberapa titik. Sehingga, kawasan tersebut menjadi rapih dari lapak PKL yang berjualan di sembarang tempat.
"Kita bukan tidak memberikan solusi para pedagang. Kita arahkan ke Blok C, D, dan F. Pedagang boleh bekerjasama dengan Ramayana ini. Karena di blok C D dan F aja kurang lebih masih sekitar 800 kios masih ada tempat. Saya yakin kalau betul-betul mereka mau, masih bisa mencukupi," tutupnya.
(Awaludin)