Soemitro pun respek dan berutang budi kepada kawannya itu. Sebab, jika Sukaryadi menyebut nama Soemitro dan Ponidi, tentunya mereka bertiga akan dikeluarkan dan Soemitro pun tidak akan menjadi jenderal.
“Saya respek sama dia dan berutang budi. Umpama dia menyebut nama kita berdua (Ponidi dan saya), tentu kita bertiga akan dikeluarkan dan saya tidak akan jadi jenderal” ucap Soemitro.
Karir militer Soemitro cukup moncer. Soemitro berhasil menjadi jenderal dengan jabatan di berbagai posisi. Bahkan, melampaui petunjuk jailangkung yang menyebutnya hanya sampai berpangkat mayor.
Sederet jabatan penting diembannya, dari mulai Pangdam V Brawijaya, Pangdam VI/Mulawarman di Kalimantan, hingga Panglima Komando Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Pangkopkamtib). Soemitro pun menjadi salah satu jenderal yang cukup disegani di masanya.
(Arief Setyadi )