Nama Angkasa Dipua berasal dari ayahnya. Ayahnya adalah pejuang pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). Saat itu, radio PDRI mengudara dari kampungnya di Pua Data, Koto Tinggi dan penyiar selalu mengucapkan "Angkasa di Pua" sehingga mengilhami ayahnya memberikan nama ini kepadanya.
Angkasa Dipua menikahi wanita Minang-Sunda bernama Yenita Tanjung yang orangtua Minangnya berasal dari Matur, Agam. Pasangan ini memiliki tiga orang anak bernama Khansa Nabila, Fatih, dan Jilan.
(Fahmi Firdaus )