Bendahara Jim Chalmers mengatakan perubahan itu merupakan kesempatan untuk mencapai keseimbangan yang baik.
"Raja akan tetap ada di koin, tetapi uang kertas AUD5 akan mengatakan lebih banyak tentang sejarah kita dan warisan kita dan negara kita, dan saya melihat itu sebagai hal yang baik," katanya kepada wartawan di Melbourne.
Pemimpin Oposisi Peter Dutton menyamakan langkah itu dengan mengubah tanggal hari nasional, Hari Australia.
"Saya tahu mayoritas yang diam tidak setuju dengan banyak omong kosong yang terjadi, tetapi kita harus mendengar lebih banyak dari orang-orang itu secara online," katanya kepada 2GB Radio.
Dutton mengatakan Perdana Menteri Anthony Albanese adalah sumber dari keputusan untuk menyingkirkan gambar raja dari uang kertas tersebut. Dia mendesak Albanese untuk mengakui hal itu.
Bank berencana untuk berkonsultasi dengan kelompok Pribumi dalam merancang uang kertas AUD5, sebuah proses yang diperkirakan akan memakan waktu beberapa tahun sebelum uang kertas baru tersebut dipublikasikan.
AUD5 saat ini akan terus dikeluarkan hingga desain baru diperkenalkan dan akan tetap menjadi alat pembayaran yang sah bahkan setelah uang kertas baru beredar.
Wajah Raja Charles III diperkirakan akan terlihat pada koin Australia akhir tahun ini.
(Rahman Asmardika)